14 Maret 2025 – Hari Tidur Sedunia: Dampak Kurang Tidur dan Tips Tidur Nyenyak Sepanjang Malam

Dipublikasikan: Jumat, 14 Maret 2025

Waktu membaca: 3 menit

Penulis: Julie

Editor: Julie

 

Klinik MyKidzHari Tidur Sedunia diperingati setiap tahun pada hari Jumat sebelum Spring Vernal Equinox. Tahun ini, Hari Tidur Sedunia jatuh pada tanggal 14 Maret 2025. Diselenggarakan sejak 2008 oleh World Sleep Society, Hari Tidur Sedunia 2025 mengusung tema “Jadikan Kesehatan Tidur Sebagai Prioritas”.    

Kesehatan tidur mencakup durasi tidur yang cukup, kontinuitas tidur (kemampuan untuk mudah tertidur dan tetap tertidur), waktu tidur yang tepat, merasa waspada dan segar sepanjang hari, serta kepuasan terhadap kualitas tidur secara keseluruhan. 

Tidur yang tidak sehat, menurut penelitian, akan memengaruhi metabolisme, fungsi kekebalan tubuh, suasana hati, kinerja kognitif, kualitas hidup, dan juga mortalitas. 

Artikel terkait: Manfaat Tidur Cukup untuk Pertumbuhan Anak 

 

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), seperempat anak di bawah usia 5 tahun tidak mendapatkan tidur yang cukup.

 

Apa yang terjadi ketika anak kurang tidur?

Sebuah studi yang menyoroti pentingnya tidur selama masa awal kehidupan saat otak sedang berkembang, menemukan hubungan antara kurang tidur pada bayi dan peningkatan risiko terkena gangguan spektrum autisme (ASD = Autism Spectrum Disorder). 

Studi lain meneliti bagaimana pola tidur memengaruhi mikrobiota usus, komponen penting kesehatan secara keseluruhan yang memengaruhi risiko obesitas, diabetes, dan penyakit autoimun. 

Temuan tersebut menunjukkan, anak-anak yang tidur lebih awal—terutama sebelum pukul 21:30—memiliki bakteri usus yang bermanfaat lebih banyak dan lebih sedikit mikroba usus yang berbahaya.

Dampak lainnya dari kurang tidur menurut berbagai penelitian: 

  • Anak yang kurang tidur dapat berubah antara menjadi pemarah dan hiperaktif, dengan efek yang dapat menyerupai ADHD (gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas).
  • Mengantuk akibat kurang tidur juga dapat memengaruhi kemampuan anak untuk memperhatikan, yang berdampak pada prestasi mereka di sekolah.
  • Kurang tidur pada anak usia dini telah dikaitkan dengan rinitis alergi dan masalah dengan sistem kekebalan tubuh, serta kecemasan dan depresi.
  • Kurang tidur di masa kanak-kanak juga dapat menimbulkan risiko kardiovaskular di masa depan dalam bentuk obesitas, diabetes, dan tekanan darah tinggi .
  • Pada remaja, kurang tidur dapat berdampak jangka panjang terhadap prestasi akademik dan kesehatan mental. Kurang tidur juga berkaitan dengan peningkatan risiko melukai diri sendiri, pikiran bunuh diri, dan upaya bunuh diri. 

 

Anak-anak yang tidur teratur setiap hari sesuai durasinya akan memiliki kesehatan yang lebih baik.
Anak-anak yang tidur teratur setiap hari sesuai durasinya akan memiliki kesehatan yang lebih baik. (Freepik)

 

Apa yang harus orangtua lakukan agar anak dapat tidur nyenyak sepanjang malam?

Yang pertama harus Mama-Papa ketahui adalah kebutuhan tidur setiap anak berbeda-beda.

American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan durasi tidur berdasarkan usia anak untuk meningkatkan kesehatan yang optimal. 

  • Usia 4—12 bulan harus tidur 12—16 jam per 24 jam (termasuk tidur siang).
  • Usia 1—2 tahun harus tidur 11—14 jam per 24 jam (termasuk tidur siang).
  • Usia 3—5 tahun harus tidur 10—13 jam per 24 jam (termasuk tidur siang).
  • Usia 6—12 tahun harus tidur 9—12 jam per 24 jam.
  • Usia 13—18 tahun harus tidur 8—10 jam per 24 jam.

Jika dilakukan secara teratur, anak akan memiliki kesehatan yang lebih baik, termasuk: peningkatan perhatian, perilaku, pembelajaran, memori, pengaturan emosi, kualitas hidup, serta kesehatan mental dan fisik.

Selanjutnya, anak-anak membutuhkan rutinitas waktu tidur. Apa pun kegiatan yang Mama-Papa pilih, usahakan untuk melakukan kegiatan yang sama setiap hari dalam urutan yang sama sehingga anak tahu apa yang diharapkan. 

Umumnya, rutinitas waktu tidur meliputi:

  • Menggosok gigi, mencuci kaki, dan mengenakan piyama.
  • Mematikan komputer, layar TV, permainan video, dan cahaya terang lainnya.
  • Memilih boneka binatang atau selimut pengaman untuk malam hari bagi balita.
  • Membaca buku ringan atau menyanyikan lagu pengantar tidur.

Rutinitas waktu tidur merupakan bagian dari sleep hygiene, yaitu sekumpulan kebiasaan dan perilaku yang mendukung tidur berkualitas. Panduan lengkap persiapan dan rutinitas tidur sehat ini dapat dibaca di sini

 

Jika Mama-Papa mengalami kesulitan terkait kesehatan tidur pada buah hati, Klinik MayKidz siap membantu. Dengan tenaga ahli yang profesional dan suportif, Klinik MyKidz memastikan pelayanan berkualitas prima untuk buah hati tercinta. (*)

 

Punya pertanyaan lain seputar layanan kami?