Rahasia Tinggi Badan Selain Faktor Genetik
Dipublikasikan: Selasa, 20 Januari 2026
Waktu membaca: 3 menit
MyKidz - Banyak orang tua sudah sangat akrab dengan pentingnya Zat Besi untuk mencegah anemia. Namun, tahukah Mom/Dad bahwa ada satu mineral "kecil" yang sering terlupakan padahal perannya sangat masif bagi pertumbuhan fisik dan kognitif si Kecil? Mineral itu adalah Zink (Seng).
Ada banyak kasus di mana anak mengalami hambatan tinggi badan atau sulit berkonsentrasi, yang setelah ditelusuri ternyata berkaitan dengan defisiensi zink. Mari kita kenali mengapa mineral ini disebut sebagai "kunci pembuka" potensi si Kecil.
Zink: Arsitek Pertumbuhan Fisik
Zink adalah komponen esensial dalam lebih dari 300 enzim dalam tubuh. Peran utamanya adalah sebagai pemicu regenerasi sel.
- Pembelahan Sel: Zink membantu sintesis DNA. Tanpa zink yang cukup, sel-sel tubuh (termasuk sel tulang) tidak dapat membelah dengan optimal. Inilah mengapa kekurangan zink sangat erat kaitannya dengan risiko stunting atau tinggi badan yang tidak sesuai usia.
- Kesehatan Tulang: Zink merangsang pembentukan osteoblas (sel pembentuk tulang) dan menghambat resorpsi tulang, memastikan rangka tubuh si Kecil tumbuh kuat.
Hubungan Unik Zink dengan Nafsu Makan
Pernahkah si Kecil mendadak jadi picky eater yang sangat parah? Sebelum menyalahkan perilaku anak, cek asupan zink-nya.
Zink berperan krusial dalam fungsi indra perasa (lidah) dan penciuman (hidung). Kekurangan zink menyebabkan makanan terasa hambar atau tidak enak bagi anak. Akibatnya:
- Nafsu makan menurun drastis.
- Asupan nutrisi berkurang.
- Defisiensi zink semakin parah.
Ini adalah lingkaran setan yang harus diputus dengan memastikan asupan zink yang adekuat agar nafsu makan si Kecil kembali normal.
Zink dan Kecerdasan: Bahan Bakar Otak
Bagi perkembangan kognitif, zink bertugas di area Hippocampus, bagian otak yang bertanggung jawab atas memori dan pembelajaran.
- Komunikasi Antar Sel: Zink memfasilitasi transmisi sinyal saraf. Anak dengan kadar zink optimal cenderung memiliki daya ingat yang lebih tajam dan rentang perhatian (attention span) yang lebih panjang di sekolah.
- Fokus Belajar: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak yang kebutuhan zinknya terpenuhi menunjukkan stabilitas emosi yang lebih baik, sehingga mereka lebih siap menerima informasi baru.
Tanda-Tanda Si Kecil Kekurangan Zink
Selain pertumbuhan tubuhnya terhambat, juga ada tanda-tanda fisik lain yaitu:
- Muncul bintik putih pada kuku.
- Luka yang sangat lama sembuh.
- Sering mengalami diare atau sariawan berulang (imunitas lemah).
- Rambut tampak kusam atau mudah rontok.
Sumber Zink Terbaik untuk Anak
Zink paling baik diserap dari sumber protein hewani (bioavailabilitas tinggi). Berikut adalah daftar "Superfood" kaya zink:
| Jenis Makanan | Mengapa Ini Pilihan Bagus? |
| Daging Merah (Sapi/Domba) | Sumber zink paling mudah diserap tubuh anak. |
| Tiram dan Kerang | Memiliki konsentrasi zink tertinggi (pastikan dimasak matang). |
| Hati Sapi/Ayam | Kaya zink sekaligus zat besi (dobel manfaat). |
| Kacang-kacangan dan Biji-bijian | Pilihan untuk camilan sehat (rendam dulu untuk mengurangi fitat). |
| Telur dan Produk Susu | Mudah diolah dan disukai anak-anak. |
Jangan biarkan potensi tinggi badan dan kecerdasan si Kecil terhambat hanya karena kekurangan satu mikronutrien. Zink mungkin hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil, namun dampaknya bagi masa depan si Kecil sangatlah besar.
Foto: Kampus Production/Pexels.com
Referensi:
• Roohani, N., et al. (2013). Zinc and its importance for human health: An integrative review. Journal of Research in Medical Sciences.
• World Health Organization (WHO). Zinc supplementation in the management of diarrhea and stunted growth.
• Hambidge, K. M., & Krebs, N. F. (2007). Zinc deficiency: A special challenge. The Journal of Nutrition.